18 Agustus 2016

MENGISI KEMERDEKAAN DENGAN BERSYUKUR


Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah hasil perjuangan dari para pahlawan yang dengan gigih mempertahankan setiap jengkal tanah tumpah darah Indonesia dari belenggu penjajah. Sebagai umat kristiani kita harus menghargai  jasa para pahlawan kita. Salah satu caranya adalah kita harus mengisi alam kemerdekaan ini dengan kebaikan dan ha-hal yang berguna. Sebagai orang beriman kita juga harus percaya bahwa Tuhan punya rencana di balik peristiwa kemerdekaan yang kita raih itu. Bayangkan, kita yang hidup di jaman kemerdekaan ini tentu telah mengalami banyak perubahan yang begitu cepat akibat kemajuan teknologi. Kini segalanya menjadi mudah, tapi dibalik kemudahan itu kita bisa merasakan semakin banyak problema kehidupan yang kita hadapi. Berbagai macam persoalan hidup datang silih berganti yang membuat kita dituntut untuk siap menjalaninya. Jika kita tidak siap dan tidak tahan terhadap persoalan yang terasa semakin berat, maka akan banyak godaan yang menawarkan kita untuk melakukan hal-hal negatif atau memilih jalan yang bertentangan dengan firman Tuhan. Bahkan mungkin saja suatu saat kita akhirnya pergi meninggalkan Tuhan seperti yang sudah terjadi pada saudara-saudara kita atau bahkan keluarga kita yang telah melepas keimanan kristen mereka. Iman Kristen mengajarkan kepada kita untuk mensyukuri setiap berkat yang kita raih adalah sebuah pemberian dan pertolongan dari Tuhan. Karena dengan demikian, hidup yang kita jalani walau bagaimanapun keadaanya akan terasa lebih berharga dan mulia. Semuanya itu tentunya dilakukan dengan kerendahan hati serta tetap tekun dalam puji dan doa sebagai ucapan terimakasih kita kepada Tuhan.
DIRGAHAYU RI KE-71

17 Agustus 2016

PERINGATAN KEMERDEKAAN RI KE-71

Sudah merupakan acara rutin setiap tahunnya, GKI Kwitang mengadakan kebaktian setiap tanggal 17 Agustus sebagai bentuk puji dan syukur kepada Tuhan atas kemerdekaan yang telah diperoleh melalui perjuangan yang telah dilakukan oleh segenap rakyat Indonesia. Kebaktian biasanya diadakan pada sore hari dengan prosessi acara yang menampilkan paduan suara dengan membawakan lagu-lagu perjuangan atau lagu-lagu Nasional. Kebetulan paduan suara jemaat Poci mendapatkan kesempatan untuk tampil ikut serta dalam memeriahkan acara peringatan hari kemederdekaan RI tahun ini yang ke-71 di gereja GKI Kwitang Pusat.



Photo oleh : Pdt. Guruh Jatmiko S
From : WhatsUpp

Warna merah pun dijadikan tema kostum atau dresscode untuk penampilan paduan suara Poci. Hasilnya terlihat cukup baik dan keren walaupun belum semuanya kompak memakai kostum yang telah disepakati bersama. Para pengunjung kebaktian yang hadir dengan nuansa merah putih pun tampil membahana berpadu dengan decorasi cantik bertema Dirgahayu Republik Indonesia yang dibuat khusus oleh panitia acara kebaktian peringatan hari bersejarah tersebut.

14 Agustus 2016

APALAH ARTI PERTEMANAN

Ada seorang pekerja kantoran. Awalnya ia bekerja dengan bagus dan berteman baik dengan sesama karyawan. Ia juga kelihatan sopan. Tapi akibat kondisi perusahaan yang tidak menentu ditambah lagi sikap dan karakter bos yang kurang menyenangkan, menjadikan ia pribadi yang egois dan mudah marah-marah. Bahkan kata-kata kasar dan tidak pantas keluar dari mulutnya. Ia jadi membenci setiap karyawan yang dianggap tidak berkenan di hatinya. Orang-orang yang selama ini ia anggap sahabat, kini hanya sebagai angin lalu saja. bahkan ia menjadi tipe orang yang suka memfitnah. Di hari-hari terakhir menjelang ia resign, justru semakin menunjukkan tanggungjawab terhadap pekerjaan terkesan asal-asalan. hal ini membuat rekan kerja yang lain terbawa imbasnya karena terpaksa harus mengambil alih tugas-tugasnya selama ini. Akibat hal tersebut, kini orang tahu bahwa sesungguhnya ia bekerja dengan buruk, jauh dari kata hebat terhadap bidang yang ia tekuni selama ini. Dan terbukti pula akhirnya bahwa ia adalah orang yang menghianati persahabatan, sombong dan tidak menghargai orang lain. Beberapa orang temannya dicemooh hingga ada yang merasa dikucilkan. kebaikkannya selama ini ternyata hanya topeng belaka. Ia sudah merusak suasana kerja yang selama ini kondusif. Ia benar-benar tidak menjadi contoh yang baik bagi dunia persahabatan. 

Alkitab Mengatakan :

Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah, supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat bagi dirimu sendiri (Amsal 22:24-25)

Sekalipun aku dicemooh oleh sahabat-sahabatku, namun kearah Allah mataku menengadah sambil menangis, supaya Ia memutuskan perkara antara manusia dengan Allah, dan antara manusia dengan sesamanya. (Ayub 16:20-21)

18 Juli 2016

TRITUNGGAL / TRINITAS

Ke-Tritunggal-an atau Trinitas di dalam Kristen masih terus diperdebatkan. Bagi mereka yang belum menerima Yesus dalam hatinya mungkin meragukan akan hal ini. Bagaimana untuk menjelaskan keberadaan Allah yang diartikan sebagai 3 in 1 ini ? Memang untuk kita bisa sampai di kedalaman makna dari tritunggal tersebut hendaknya tidak menggunakan logika, tapi cukup meresapi dan menghayatinya dengan pemahaman iman. Dibutuhkan keterbukaan hati untuk memahami arti dari trinitas itu sendiri, tetapi hendaklah tetap percaya bahwa keberadaan Allah yang maha kudus itu satu, tidak dapat dipisahkan dari tiga pribadi yang Esa. Sesungguhnya pemikiran yang dihasilkan oleh otak manusia mengenai tritunggal sangat terbatas, tidak sebanding dengan karya Allah yang telah menciptakan alam semesta ini. Tritunggal masih menjadi misteri agung Allah sampai saat ini. Hanya imanlah yang sanggup menerima ke Esa-an Allah itu karena hanya dengan iman, manusia menjadi pribadi yang berpengharapan sekaligus percaya walaupun tidak melihat.

13 Juli 2016

ALLAH MEMBENCI KESOMBONGAN


Sikap sombong dibenci Allah, sikap ini bisa kita jumpai diseputar kehidupan social kita. Salah satu contoh nyata adalah dalam dunia kerja. Mungkin kita merasa ada rekan kerja kita yang begitu sombong, karena merasa paling dibutuhkan akibat menganggap dirinya paling cerdas, paling terampil dan paling bisa mengambil hati atasan. Kita semestinya tidak perlu terganggu dengan hal itu, karena suatu saat sikap tersebut akan membuahkan kehancuran. Setiap manusia diizinkan oleh Allah untuk melakukan bagiannya masing-masing. Jangan ada yang merasa lebih dari yang lain karena kita semua sama di mata Allah. Belajarlah mengenal diri kita sendiri bahwa sesungguhnya diri kita sangat kecil di hadapan Allah. Dari Dialah kita diberikan kepandaian, kecerdasan dan keterampilan bahkan kekayaan. Tidak sepatutnya pemberian Tuhan yang mulia itu kita gunakan untuk merendahkan atau meremehkan orang lain, apalagi bisa sampai untuk menjatuhkan orang lain. Tuhan mengasihi setiap kita, tidak memandang siapa di antara kita yang lebih berharga di mataNya. Ia mengajak kita semua untuk bercermin pada kebaikkan yang sudah Tuhan perbuat selama ini untuk kita.

Nas Alkitab tentang kesombongan :

Orang yang menyangka dirinya berdiri teguh, hendaklah berhati-hati; jangan sampai ia jatuh.
(I Korintus 10 : 12)

Tuhan membimbing orang yang rendah hati, dan mengajar mereka kehendakNya.
(Mazmur 25 : 9)

Alam semesta adalah buatan tanganKu, maka semua itu dijadikan. Tetapi kesukaanKu ialah orang yang rendah hati, yang menyesali dosa-dosanya, yang takut dan taat kepadaKu.
(Yesaya 66 : 2)

29 Juni 2016

HAL KEIMANAN

Seperti buah manggis, dari luar tampak kurang menarik dengan penampilan kulit berwarna gelap yang tebal dan kusam tapi siapa sangka didalamnya terdapat daging buah yang berwarna putih bersih dengan rasa yang manis menyegarkan.

Begitu pula dengan hal Keimanan.
Keimanan seseorang tidak dapat dilihat dari :

Apa yang ia gunakan atau ia pakai (Atribut)
Apa yang ia perbuat terhadap diri sendiri (Sikap dan prilaku)
Apa yang ia katakan atau ucapkan (faham dan ajaran)

Keimanan datang dari hati yang mengasihi,
Peduli kepada sesama tanpa pamrih &
Cinta kepada Allah dengan segenap hati.


20 Juni 2016

RUMAH DOA RHEMA

Gereja Ayam. Begitulah penduduk sekitar menyebutnya. Mungkin karena bentuk bangunannya yang sepintas menyerupai hewan ayam, padahal sesungguhnya itu adalah bentuk dari burung merpati. Maksud dari pembangunan gedung tersebut oleh si pembuat awalnya adalah sebagai rumah untuk ritual berdoa bagi siapapun tidak hanya dari umat yang beragama Nasrani saja. Daniel Alamsjah adalah orang yang berada dibalik terciptanya bangunan megah nan indah itu. Berawal dari sebuah ilham melalui mimpinya pada tahun 1989, ia berhasil membeli tanah di kawasan bukit Menoreh/ bukit Rhema hingga akhirnya berdirilah dengan gagah sebuah bangunan setengah jadi karena memang tertunda pembangunannya akibat krisis moneter yang melanda pada tahun 2000 sehingga kekurangan dana pembangunan. Sampai sekarang pun Rumah Doa Rhema tetap berdiri seperti apa adanya dahulu, terbengkalai tetapi mungkin maksud Tuhan memang hanya sampai disitu agar pesan rohaniNYA lah yang terpenting hingga sanggup membahana ke seluruh penjuru negeri. Tak disangka kini bangunan itu menjadi salah satu obyek pariwisata yang eksotik di wilayah sekitar Jogyakarta. Rumah Doa Rhema atau Gereja Ayam terletak diantara dua desa yaitu desa Kembang Limus dan desa Karangrejo, Magelang, Jawa Tengah. Dengan struktur bangunan ke atas yang cukup tinggi, maka pengunjung dapat melihat dengan jelas penampakan Candi Borobudur di kejauhan. Sungguh indah memang jika kita tengah berada tepat di atas mahkota kepala burung bangunan tersebut. Karena bentuk bangunan yang unik, maka beberapa tahun yang lalu pernah dijadikan lokasi syuting sebuah film nasional. Rumah Doa Rhema memiliki bagian dalam bangunan yang luas menyerupai sebuah aula besar, sehingga sebelumnya sempat dijadikan tempat untuk menampung para pecandu narkoba dan penderita disabilitas serta orang-rang yang mengalami gangguan jiwa. Peranan media sosial yang semakin marak belakangan ini menjadikan keberadaan Rumah Doa Rhema dikenal luas baik lokal maupun internasional karena telah banyak pula turis asing yang telah berkunjung ke sana.