13 Mei 2019

GEMBALA YANG BAIK

Injil Yohanes mengatakan Yesus adalah gembala yang baik (Ayat 11). Mengapa tidak dikatakan sebagai gembala yang terbaik, karena jika mengacu kepada kata 'terbaik' berarti ada sosok lain sebagai tandingan atau yang menandinginya, sedangkan Yesus Kristus tidak ada yang menandinginya di dunia ini dan dimanapun. Karena Ia adalah Tuhan yang rela menjadi manusia untuk berkarya sekaligus berkorban demi menyelamatkan dunia dari belenggu kuasa dosa dan maut. Karena gembala yang terbaik sesungguhnya adalah Bapa di sorga sang pencipta dunia ini. Jadi segala sesuatunya terjadi atas kehendak Bapa.

Yohanes 10 - 1-42


8 April 2019

IBADAH YANG SEJATI

   Ada jemaat yang karena sesuatu dan lain hal tidak saling omongan dan berusaha untuk menghindar jika bertemu muka atau sekedar berjabat tangan. Bagaimana jadinya jika salah satu diantara mereka yang berseteru itu adalah seorang majelis atau penatua gereja? wah, ini pasti berat bukan. Bisa jadi jemaat yang bukan penatua akan hengkang atau keluar dari keanggotaan gereja alias pindah gereja karena pasti tidak akan mau bersalaman jika pas keluar ibadah gereja. Mungkin jika kita yang mengalaminya adalah manusiawi bila kita juga berusaha untuk mencari cara bagaimana bisa menghindar dari rekan yang bermasalah dengan kita itu.
   Sebenarnya bukan hal itu saja yang menjadi alasan utama untuk seorang jemaat tidak mau ke gereja lagi, pasti dibalik itu ada alasan tersembunyi lainnya yang tidak kita ketahui hingga akhirnya memutuskan untuk keluar dari keanggotaan jemaat. Konflik personal biasanya dijadikan alasan untuk seseorang yang pindah gereja kerena adanya unsur kekecewaan atau emosi sesaat. Ada pula jemaat yang megalami hal serupa, namun untuk menghindari berjabat tangan, jemaat tersebut keluar terlebih dahulu di saat kebaktian ibadah hampir selesai. Mungkin ini dijadikan trik yang ampuh untuk tidak terjadinya pertemuan diantara mereka. Tapi hal teresebut tetap saja tidak boleh dilakukan oleh kita yang mengaku sebagai anak Tuhan. Kerena walau bagaimanapun tidak akan menyelesaikan masalah yang ada, malah beresiko menjadi konflik yang berlarut-larut.
   Salah satu alasan kita untuk datang ke gereja adalah bukan untuk pertemuan jemaat melainkan untuk beribadah, memuji dan memuliakan Dia. Kasih adalah kuncinya, yaitu kasih kepada Allah dan sesama. Kita datang menghadap Tuhan kita yang penuh dengan kekudusan, begitu juga dengan kita tidak boleh ada cacat cela apalagi dendam terhadap sesama. Fokus dalam menyembah Tuhan dan hidup yang berkenan kepada Allah merupakan motivasi yang tepat bagi kita masing-masing dalam setiap bentuk peribadatan kita dan aktifitas kita setiap hari dimanapun kita berada. Dengan demikian apapun yang menjadi batu sandungan pasti tidak akan mempengaruhi semangat kita untuk datang kepada Tuhan dengan hati yang besih dan mengasihi.

ROMA 12 : 1  
Karena itu, saudara-saudara, oleh kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: Itulah ibadahmu yang sejati. 

6 Februari 2019

AMAN PELUKANNYA

DALAM KENANGAN

14 Mei 2018
04 Feb 2019




Untuk segala sesuatu ada waktunya
"Ada waktu untuk lahir dan ada waktu untuk..."

4 Januari 2019

MOMEN NATAL DAN TAHUN BARU POCI 2018 - 2019

   Perayaan Natal GKI Kwitang Pos Cililitan jatuh pada hari Rabu, tanggal 26 Desember 2018. Tidak seperti biasanya, semua pengisi acara tahun ini terfokus pada kidung pujian. Perayaan tersebut berlangsung singkat dengan Tema Natal: "Damai Sejahterah Allah di Bumi Indonesia." yang dipimpin oleh Pdt. Guruh Jatmiko Septavianus, dengan dress code batik atau pakaian adat nusantara. Sedangkan perayaan malam Natal bersama yang biasanya berlangsung di GKI Kwitang pusat, kini diadakan serentak dari berbagai pos dan cabang di Gedung BPPT Jakarta. Adapun untuk perhelatan Tahun Baru Poci masih seperti tahun yang lalu yang diisi dengan kebaktian malam pergantian tahun dipimpin kali ini oleh Pdt. Lusindo Tobing. Tema untuk kebaktian malam Tahun Baru 2019 adalah: "Pertanggungjawaban Hidup Sebagai Titik Awal Melangkah ke Depan."
   Sebelum berlangsungnya rentetan acara Natal dan Tahun Baru, penatua berserta beberapa jemaat serta panitia Natal Poci terlebih dahulu mengadakan kunjungan kasih khusus dalam rangka menyambut Natal ke rumah-rumah jemaat lansia dan jemaat yang sedang sakit.
   Pastinya acara perayaan malam Tahun Baru di GKI Kwitang Pos Cililitan selalu ditunggu dengan antusias oleh segenap jemaat, karena diakhir acara ada banyak door price nya. Ditambah lagi tahun ini disajikan menu spesial bakso gerobak yang diboyong langsung ke dalam halaman gereja Poci, duh ramainya... sedaaap !!!









SELAMAT NATAL 2018 DAN TAHUN BARU 2019

30 Desember 2018

RELUNG NATAL

Salju beku ditepi daun
Putihkan cemara lambat laun
Sapa halimun yang melamun

Dari kejauhan sebuah dusun
Terdengar gema lonceng mengayun
Sejenak membuatku tertegun

Tak terasa sudah di penghujung tahun
Tersurat kisah agung Sang Penenun
Yang merajut dunia bagai sebuah gaun

Kabar gembira mengalir beruntun
Dari gunung sampai ke padang gurun
Bintang Timur jadi pandu menuntun

Suara gita pun mulai mengalun
Ajak kidung klasik tuk melantun
Sorakan pujian Hai Mari Berhimpun

Cahaya sukacita dalam kasih dan santun
Terangi mata hati yang rabun
Agar hidup damai serta rukun


Oleh : MENARA PUISI

16 Desember 2018

JELANG NATAL

Ini adalah foto kaum ibu-ibu Poci yang lagi sibuk mempersiapkan natal. Salah satunya adalah sesi latihan paduan suara untuk acara natal GKI Kwitang Pos Cililitan yang akan digelar pada tanggal 26 Desember 2018 mendatang. Menurut mereka foto tersebut adalah hasil jepretan terbaik moment kebersamaan ibu-ibu poci selama ini.