29 November 2015
19 Oktober 2015
ALBUM ROHANI GKI KWITANG POS CILILITAN
VOKAL GRUP EKKLESIA
Selain pernah menjuarai lomba vokal grup di GKI Kwitang pusat, dahulu kala kelompok pemuda dan remaja GKI Kwitang Pos Cililitan juga pernah membuat album rohani dalam bentuk kaset untuk kalangan sendiri. Dengan beranggotakan duabelas orang mereka menamai vokal grupnya dengan “EKKLESIA”. Tapi waktu itu mereka melakukan kolaborasi dengan kelompok pemuda dan remaja dari GKI Jatiasih yang memang pada zaman itu mereka selalu aktif bersama seperti saudara dekat dengan berbagai macam kegiatan rohani.
Selain pernah menjuarai lomba vokal grup di GKI Kwitang pusat, dahulu kala kelompok pemuda dan remaja GKI Kwitang Pos Cililitan juga pernah membuat album rohani dalam bentuk kaset untuk kalangan sendiri. Dengan beranggotakan duabelas orang mereka menamai vokal grupnya dengan “EKKLESIA”. Tapi waktu itu mereka melakukan kolaborasi dengan kelompok pemuda dan remaja dari GKI Jatiasih yang memang pada zaman itu mereka selalu aktif bersama seperti saudara dekat dengan berbagai macam kegiatan rohani.
Ada 10 lagu yang dibawakan dengan baik yang beberapa diantaranya
adalah ciptaan sendiri dari para anggotanya. Salah satu lagu yang berjudul
“KasihMu Besar” ciptaan Moan Simbolon dipilih sebagai best cut atau lagu
andalan dari album tersebut. Bahkan lagu itu juga menjadi salah satu lagu yang rutin dinyanyikan pada kebaktian pemuda remaja serta pernah menjadi theme song
atau lagu tema dari acara retreat yang pernah diadakan oleh gabungan pemuda
remaja GKI Kwitang Pos Cililitan, GKI Jatiasih dan GKI Pondok Gede di zamannya, karena
terdengar begitu apik dengan rangkaian lirik yang sangat sederhana. Tapi sayang, lagu bagus “KasihMu Besar” kini sudah tidak pernah lagi dinyanyikan di Poci maupun di GKI Kwitang pusat, bahkan di sampul album kasetnya pun tidak
tertera tahun produksinya sehingga sulit ditebak kapan sebenarnya album rohani
Poci itu dirilis. Diperkirakan mungkin sekitar akhir tahun delapan puluhan
mereka mengerjakannya, yang kini tercatat sebagai satu-satunya album rohani
kristen yang pernah terbit di GKI Kwitang Pos Cililitan.
Beruntung saya sebagai
penulis menyimpannya dalam kondisi masih baik yang berarti sekarang telah
menjadi aset dokumentasi yang sangat berharga dalam kecintaan saya memiliki koleksi
album lagu-lagu rohani dalam bentuk kaset. Saya juga berharap bisa memperoleh format
MP3 dari salah satu lagunya sehingga mudah diputar dan dapat memperkenalkan kepada khalayak
pembaca sekaligus menjadi berkat bagi banyak orang.
Lirik lagu :
KasihMu besar
Oh Tuhan kasihMu besar
Curahan kasihMu Tuhan
Kurasa di hidupku
Akupun bersorak puji Dia
KasihMu besar
Oh Tuhan kasihMu besar
Di setiap jalan hidupku
Kau s'lalu ada disampingku
Kasih setiaMu pada kami
Tak berubah seperti janjiMu
Mari kita masyurkan
NamaNya yang kudus
dan muliakan
Di s'panjang hidupku
10 Juni 2015
MEDIA SOSIAL
Zaman terus berubah, seiring dengan kemampuan dan cara berpikir manusia. Semakin bertambahnya tingkat kepintaran manusia maka semakin berkembang pula kebudayaan yang menunjang sisi kehidupan. Media sosial adalah salah satu yang memberikan pengaruh sangat besar bagi hubungan antar manusia di bumi saat ini. Melalui peran media sosial yang banyak ragamnya, orang rela menghabiskan waktu, tenaga bahkan materi untuk berkomunikasi menyangkut pekerjaan, hubungan kekerabatan atau pertemanan atau hanya sekedar pemuas hati dan hiburan semata. Sampai ke ujung bumi pun, sekarang beberapa orang rela mengabadikan gambar kegiatan yang mereka lakukan untuk ditaruh di sebuah media sosial. Ada yang sampai kehilangan nyawanya demi hal tersebut yang mestinya tidak perlu ditiru karena aksi yang mereka lakukan tergolong sangat berbahaya jika tidak mengikuti prosedur yang benar. Tapi itulah tampilan kebudayaan yang berkembang saat ini sebagai sebuah keindahan menakjubkan yang sudah Tuhan ciptakan lewat kemahsyuran otak manusia. Kalau kita percaya pada kehidupan yang penuh dengan ucapan syukur, apakah kita juga mau dan rela menghabiskan apa yang ada pada diri kita untuk sejauh apapun dan seberat apapun resikonya untuk melayani Tuhan dengan beribadah kepada Dia sang pencipta kehidupan itu, memuji dan memuliakan namaNya ?
17 Mei 2015
LAMPION TERBANG
Salah satu ragam acara yang diadakan oleh panitia retreat Poci bulan May 2015 yaitu kegiatan renungan malam. Kali ini formatnya benar-benar beda dari tahun-tahun sebelumnya, karena selain pujian dan doa-doa, jemaat juga dipersilahkan untuk melepas atau menerbangkan lampion bercahaya dimana didalamnya berisi kertas yang bertuliskan sebuah komitmen, tekad, janji dan harapan setiap jemaat untuk kehidupan mendatang yang lebih baik bersama dengan Tuhan.
Walaupun langit mendung sehingga agak terhambat oleh rintikan air hujan, tapi beberapa lampion akhirnya membumbung tinggi jauh ke angkasa menerangi kegelapan langit malam. Semua jemaat yang hadir senang terutama anak-anak bergembira dan mereka tampak bersukacita karenanya.
Acara menerbangkan lampion tersebut merupakan satu pengalaman unik bagi peserta retreat tahun ini dan memberi kenangan tersendiri bagi jemaat yang telah turut ikut berpartisipasi. Ya, semoga saja tekad, janji dan harapan para jemaat yang tertera dalam lampion tersebut didengar dan dijawab oleh Tuhan. Amin
5 Mei 2015
RETREAT GKI KWITANG POS CILILITAN 2015
Setelah hampir empat tahun lamanya GKI Poci tidak melaksanakan kegiatan outdoor, Kali ini kembali dilaksanakan. Tempatnya pun memilih lokasi yang sama dengan retreat tujuh tahun yang lalu. Mungkin banyak suka-duka yang dialami oleh para peserta terutama juga bagi panitia. Hal ini tentunya menjadi pembelajaran bagi kita semua yang telah mengikutinya dengan tertib. Secara keseluruhan acara boleh dibilang sudah bagus dan cukup menghibur rohani kita. Tempat yang indah, tenang dan sejuk tentunya menambah keasyikkan tersendiri bagi kita untuk semakin semangat beribadah, memuji dan memuliakan Tuhan. Mulai dari anak-anak sampai usia dewasa hingga para lansia, semua antusias mengikuti setiap acara yang berlangsung. Walau jumlah pesertanya hanya sekitar 80an orang saja tapi tidak merubah ephoria rohani jemaat seperti kegiatan tahun-tahun sebelumnya. Banyak yang mesti dievaluasi dari acara retreat tersebut. Interospeksi, tugas dan tanggung jawab panitia secara personil perlu lebih diperbaiki lagi atau mungkin harus dipertimbangkan kembali untuk acara-acara berikutnya di tahun mendatang. Karena jangan sampai akibat kealfaan satu orang anggota dari panitia menjadikan acara tersebut terhambat atau bahkan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Walau demikian, banyak yang patut kita syukuri dari setiap sesi acara retreat kemarin. salah satunya adalah turunnya hujan yang cukup intens merupakan pertolongan dari Tuhan yang mungkin tidak kita sadari bersama. Tuhan Pasti memberikan yang terbaik bagi siapa saja yang ingin selalu memuji dan menyembah Dia dalam keadaan apapun, dimanapun dan kapanpun.
Tempat : Githari Cottage, Cisarua-Puncak
Waktu : 1-3 May 2015
24 April 2015
MELUPAKAN TUHAN
Ada seorang teman yang akhir-akhir ini menunjukan bahwa ia sepertinya sudah tidak percaya lagi kepada Tuhan. Dari cara ia berbicara dan bercerita tentang aktifitasnya sehari-hari menunjukkan bahwa ia semakin jauh meninggalkan Tuhan. Bahkan ia terang-terangan mengatakan bahwa mengikuti jalan hidup kekristenan hanya merepotkan saja. Saya sempat berfikir bahwa itu semua hanya alasan saja agar ia bisa sesuka hatinya menjalankan apa yang ia ingini sekalipun hal itu sudah menjurus ke hal-hal yang bersifat negatif. Faktor lainnya karena ia juga memiliki cukup uang dari penghasilan gajinya yang lumayan setiap bulan, mungkin hal itu juga yang menggodanya ditambah lagi pergaulan dengan teman-teman 'di luar' yang juga nggak jelas. Memang keputusan untuk mengikut Tuhan bukan hal yang dipaksakan, hal itu tergantung pada pribadi kita masing-masing apakah kita masih percaya akan keberadaan Tuhan Sang pencipta kehidupan ? Akhir cerita, kini teman saya itu sedang mengalami banyak masalah dalam kehidupan pribadinya. Kini ia mulai mengalami rentetan kejadian kurang menyenangkan yang membuatnya frustasi. Masalah demi masalah seakan menghantui hidupnya bahkan ia pun menderita banyak kerugian akibat kurangnya mendengarkan nasihat baik itu dari orang-orang disekitarnya maupun nasihat hidup dari sisi keimanan Kristen karena sudah sekian lama tidak pernah lagi datang ke gereja. Semuanya jelas, bahwa siapapun yang meninggalkan Tuhan dalam hidupnya maka mereka akan berjalan sendiri lepas dari tuntunanNya. Setiap masalah akan ditanggungnya sendiri walaupun sebenarnya Tuhan tetap mengasihi semua orang yang masih punya pengaharapan kepadaNya. Segala hal yang telah kita dapatkan berupa kesuksesan dan materi berasal dari Dia yang telah mencurahkan berkat-berkatnya ketika kita mengaku percaya. Sekarang hanya karena keinginan akan hawa nafsu kebebasan yang begitu besar, apakah kita juga mau meninggalkan Tuhan dan melupakan begitu saja segala pertolonganNya dalam hidup kita ?
2 April 2015
KEBAIKAN NYA
Berbicara mengenai kebaikan Tuhan, pasti setiap orang mengalaminya akan tetapi apakah kebaikan Tuhan itu disadarinya atau tidak, tergantung dari pribadi orang tersebut dalam hal mengucap syukur. Jika kita mau mengingat-ingat lagi, mungkin tak terhitung jumlah kebaikan yang sudah Tuhan perbuat untuk kita.
Seperti pengalaman saya beberapa minggu yang lalu ketika melakukan kunjungan kerja keluar daerah atau pulau yang mana saya harus dalam kondisi fit dan matang persiapan karena perjalanan darat yang cukup jauh ditambah kontur jalan yang berbukit. Maklum saya adalah orang yang gampang lelah jika berpergian menempuh perjalanan panjang serta gampang lupa terhadap barang bawaan hingga sering tertinggal di tempat tujuan. Tapi kini saya tidak khawatir lagi karena Tuhan lah yang akan menuntun perjalanan saya. Walaupun sebagai manusia kebiasan tersebut kerap saya alami lagi tapi pasti semua sudah berada dalam kendaliNya.
Perasaan Mual waktu perjalanan di pegunungan hutan dan perkebunan yang berliku-liku, tas ransel yang ketinggalan di pabrik sampai kartu debit yang tertinggal di toko souvenir bahkan nyaris berhadapan dengan orang jahat, membuat saya sadar bahwa tanpa penyertaan dan pertolongannya semua itu pasti akan menjadi satu pengalaman pahit yang mungkin saya hadapi. Beruntung Tuhan telah memilihkan saya rekan kerja yang baik serta partner yang menyenangkan karena tanpa mereka mungkin ceritanya akan seperti yang tidak saya harapkan.
Kini saya semakin yakin dan percaya bahwa jika kita berserah dan berdoa sebelum menjalani suatu hal, pasti Tuhan akan menolong dan membuka jalan untuk kita serta meluputkan kita dari segala hal yang jahat. Karena Dia adalah penyelamat kita. Tidak ada seorangpun dan siapapun yang bisa menggantikanNya.
Kini saya semakin yakin dan percaya bahwa jika kita berserah dan berdoa sebelum menjalani suatu hal, pasti Tuhan akan menolong dan membuka jalan untuk kita serta meluputkan kita dari segala hal yang jahat. Karena Dia adalah penyelamat kita. Tidak ada seorangpun dan siapapun yang bisa menggantikanNya.
SELAMAT PASKAH 2015
GBU .....
Langganan:
Postingan (Atom)







