26 Desember 2016

SEPUTAR PERAYAAN NATAL POCI 2016


Gambar diatas adalah dokumentasi dari acara-acara perayaan natal yang diselenggarakan oleh GKI Kwitang Pos Cililitan. Ada natalan sekolah minggu, natalan pemuda dan remaja, paduan suara ibu-ibu, dekorasi mimbar gereja dan buku liturgi natal 24 Desember 2016 serta pohon natal Poci yang terbuat gulungan pita hijau dan merah yang merupakan warna khas natal.

NATALAN POCI 24 DESEMBER 2016

   Tema perayaan Natal gereja GKI Kwitang Pos Cililitan untuk tahun 2016 ini adalah: "Terang Yang Membangunkan." dengan sub tema: "Yesus Menginginkanku Bersinar Bagimu."
   Puncak acara natal Poci tersebut telah diadakan pada tanggal 24 Desember 2016 yang lalu. Dilayani oleh Bapak pendeta Herbert Simanjuntak, dengan penekanan inti khotbah terletak pada kehadiran atau keberadaan Yesus yang membangunkan spiritualitas keimanan manusia agar tidak tinggal diam saja tetapi segera beranjak dan bergerak untuk melakukan sesuatu yang baik dan berarti sehingga terang kemuliaan Tuhan nampak pada diri kita.
   Acara berlangsung tertib dengan bentuk pengamanan kali ini yang lebih ketat dari tahun sebelumnya. Hal tersebut sesuai dengan intruksi dari aparat yang bertugas untuk mengantisipasi isu-isu yang berkembang di masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama.
   Format acara perayaan natal tahun ini dibawakan secara sederhana dari seluruh unsur jemaat yang terlibat. Mulai dari anak sekolah minggu yang membawakan tarian, pemuda dan remaja yang menyuguhkan penampilan gerak dan lagu, sampai vokal grup ibu-ibu juga bapak-bapak yang masing-masing turut berpartisipasi dengan nyanyian natalnya. Mereka tampil silih berganti mengiringi prosesi kebaktian malam natal di gereja Poci. Jumlah pengunjung yang hadir pun sudah dipastikan sebelumnya yang mencapai lebih dari 250 orang.
   Berkat doa dan kemurahan Tuhan, semuanya itu berjalan dengan baik, tertib dan aman. Acara berlangsung cukup singkat tetapi semua jemaat yang hadir merasakan sukacita serta kekudusan yang dalam di malam natal yang selalu dinanti-nanti dalam suasana penuh kedamaian bersama keluarga, teman dan kerabat terdekat.

25 Desember 2016

25 DESEMBER

Hari yang selalu dinanti
Oleh semua umat Kristiani
Di seluruh penjuru bumi

Mereka menyambut dengan sukacita
Berita yang membawa kabar gembira
Tentang lahirnya seorang bayi ke dunia

Genap sudah janji Allah
Akan hadirnya sang penebus dosa
Bagi keselamatan umat manusia

Natal selalu di hati
Bukti Allah berlimpah kasih
Setia dan peduli


Oleh : MENARA PUISI

19 November 2016

DEMI KEDAMAIAN

Siapa yang tidak ingin hidup damai ? Semua orang pasti menginginkanya. Apalagi kita sebagai bangsa yang majemuk, yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika harus mengedepankan sikap hidup yang membawa pesan kedamaian. Kenapa negeri ini harus damai ? Karena terbukti damai itu indah dan menyejukkan. Hanya para 'penyebar kebencian' saja yang selalu berusaha untuk menebar benih-benih perpecahan di kalangan anak bangsa. Kita sebagai umat Kristen yang memiliki ajaran yang sangat mendasar yaitu Kasih kepada sesama tentu sangat mendukung upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam menciptakan suasana penuh kedamaian. Sikap hidup damai itu dapat diwujudkan melalui banyak cara, salah satunya yang terpenting bagi bangsa ini adalah toleransi beragama dan saling menghargai adanya perbedaan. Sesuai dengan himbauan dari pemerintah tersebut, maka tanggal 18 November yang lalu, GKI kwitang pusat dipercayakan untuk melakukan perwakilan dalam acara doa bersama untuk perdamaian bangsa yang diselenggarakan oleh TNI dan Polri bersama dengan barbagai unsur dan elemen masyarakat. Doa dilakukan tepat pada pukul 7;00 WIB. Acara berskup nasional ini dilakukan secara serentak dengan mengambil tempat di beberapa gereja-gereja lainnya yang ada di Jakarta. Semoga dengan perhelatan doa tersebut diharapkan masyarakat semakin dikuatkan olehNya untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan bangsa dan negara Republik Indonesia tercinta.

30 Oktober 2016

THE RIVERVIEW CHURCH

Pernahkah anda mendengar lagu rohani barat yang berjudul "Go Deeper" ? Kemungkinan di negeri kita masih jarang yang pernah mendengarnya, karena lagu tersebut dibawakan oleh kelompok atau komunitas musik rohani yang bernama The Riverview Church. Mungkin di sini Mereka tidak setenar Hillsong Music walaupun sama-sama berasal dari negara tetangga kanguru Australia, tapi lagu-lagu yang mereka bawakan pasti akan membuat spiritual anda terhibur. Kuncinya adalah terletak pada harmonisasi yang ada pada setiap lagunya sehingga walaupun dibawakan dengan cukup meriah lewat full band, tapi kita masih bisa menikmatinya sebagai sebuah lagu yang terasa ringan untuk didengar. Selain "Go Deeper", yang bertempo sedang, ada juga lagu sejenis dengan judul "The One I Love" yang juga akan membuat anda terhibur. The Riverview Church dimainkan secara live worship melalui format band yang didukung pula oleh kekuatan choir yang semakin menambah cantik nada-nada pada setiap lagunya. Ada banyak lagu lainnya yang cukup bagus yang terangkum dalam dua album bertitel 'Amazed' dan 'Deeper'. Keduanya dirilis pada tahun 2003 yang lampau. Kala itu masih ada dua pilihan dalam bentuk CD maupun kaset. 

CD

5 September 2016

DAPAT POIN

Online Shop dapat poin
Belanja di Supermarket dapat poin
Nabung di Bank dapat poin
Menjual barang dapat poin
Menggunakan Kartu Kredit dapat poin
Transaksi di ATM dapat poin
Minum di Cafe dapat poin

"Pernahkah anda menabur Kasih dan Kebaikan untuk mendapatkan poin dari Tuhan" ?

"Poin dari Tuhan berlimpah hikmah dan berkat"


28 Agustus 2016

POCI DI BUKIT HAMBALANG

   "Diberkati, Untuk Menjadi Berkat Bagi Sesama" Itulah tema kebaktian padang GKI Kwitang Pos Cililitan tahun ini. Kebaktian outdoor ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Agustus 2016, bertempat di Agro Wisata Bukit Hambalang. Lokasi benar-benar berada di atas bukit sehingga kendaraan dan bus yang ditumpangi oleh jemaat melewati tanjakan beton berkelok yang mirip Puncak Jawa Barat.
   Angin sepoi-sepoi berhembus sepanjang acara yang menambah teduh suasana hingga membuat para peserta tidak ada yang merasa kepanasan, tetapi sebaliknya malah ada beberapa jemaat yang sudah merasa mengantuk ketika acara baru beberapa menit di mulai.
   Acara kebaktian dan permainan dipusatkan di suatu tempat seperti aula yang aman jika sewaktu-waktu turun hujan, dan memang terbukti hujan turun tetapi beruntung pas ketika semua acara tuntas seraya seluruh jemaat pulang meninggalkan lokasi. Pemilihan titik lokasi sepertinya kurang sesuai harapan karena disekitar tempat kebaktian tidak ada semacam taman yang bisa dinikmati keindahannya oleh peserta semisal berjalan-jalan kecil sambil menghirup udara alam pegunungan yang segar. Hanya tebing, jurang dan hutan belantara yang mengelilingi aula tersebut. Pemandangan indah hanya tampak dikejauhan, tapi untuk menjangkaunya, jemaat harus turun kebawah menyusuri jalan setapak. Maklum, lokasi itu sebenarnya biasa diperuntukan bagi siapa saja yang menyukai kegiatan alam luar seperti hiking, camping dan outbond. Tapi walaupun demikian, kebaktian padang tersebut berjalan dengan sukses dan panitian acara yang kali ini diserahkan sepenuhnya kepada Remaja Poci berhasil membuat seluruh peserta merasakan terhibur dengan games nya yang seru dan menarik.
   Kebaktian renungan di pimpin oleh Bapak Pdt. Herbert Simanjuntak yang juga berhasil mengocok-ngocok perut para jemaat dengan ilustrasi-ilustrasi khotbahnya yang bagus dan menyegarkan sehingga jemaat tua-muda merasakan  penghiburan sejati dan yang terpenting adalah seluruh jemaat Poci terberkati.