24 April 2015

MELUPAKAN TUHAN

Ada seorang teman yang akhir-akhir ini menunjukan bahwa ia sepertinya sudah tidak percaya lagi kepada Tuhan. Dari cara ia berbicara dan bercerita tentang aktifitasnya sehari-hari menunjukkan bahwa ia semakin jauh meninggalkan Tuhan. Bahkan ia terang-terangan mengatakan bahwa mengikuti jalan hidup kekristenan hanya merepotkan saja. Saya sempat berfikir bahwa itu semua hanya alasan saja agar ia bisa sesuka hatinya menjalankan apa yang ia ingini sekalipun hal itu sudah menjurus ke hal-hal yang bersifat negatif. Faktor lainnya karena ia juga memiliki cukup uang dari penghasilan gajinya yang lumayan setiap bulan, mungkin hal itu juga yang menggodanya ditambah lagi pergaulan dengan teman-teman 'di luar' yang juga nggak jelas. Memang keputusan untuk mengikut Tuhan bukan hal yang dipaksakan, hal itu tergantung pada pribadi kita masing-masing apakah kita masih percaya akan keberadaan Tuhan Sang pencipta kehidupan ? Akhir cerita, kini teman saya itu sedang mengalami banyak masalah dalam kehidupan pribadinya. Kini ia mulai mengalami rentetan kejadian kurang menyenangkan yang membuatnya frustasi. Masalah demi masalah seakan menghantui hidupnya bahkan ia pun menderita banyak kerugian akibat kurangnya mendengarkan nasihat baik itu dari orang-orang disekitarnya maupun  nasihat hidup dari sisi keimanan Kristen karena sudah sekian lama tidak pernah lagi datang ke gereja. Semuanya jelas, bahwa siapapun yang meninggalkan Tuhan dalam hidupnya maka mereka akan berjalan sendiri lepas dari tuntunanNya. Setiap masalah akan ditanggungnya sendiri walaupun sebenarnya Tuhan tetap mengasihi semua orang yang masih punya pengaharapan kepadaNya. Segala hal yang telah kita dapatkan berupa kesuksesan dan materi berasal dari Dia yang telah mencurahkan berkat-berkatnya ketika kita mengaku percaya. Sekarang hanya karena keinginan akan hawa nafsu kebebasan yang begitu besar, apakah kita juga mau meninggalkan Tuhan dan melupakan begitu saja segala pertolonganNya dalam hidup kita ?

2 April 2015

KEBAIKAN NYA

   Berbicara mengenai kebaikan Tuhan, pasti setiap orang mengalaminya akan tetapi apakah kebaikan Tuhan itu disadarinya atau tidak, tergantung dari pribadi orang tersebut dalam hal mengucap syukur. Jika kita mau mengingat-ingat lagi, mungkin tak terhitung jumlah kebaikan yang sudah Tuhan perbuat untuk kita.
   Seperti pengalaman saya beberapa minggu yang lalu ketika melakukan kunjungan kerja keluar daerah atau pulau yang mana saya harus dalam kondisi fit dan matang persiapan karena perjalanan darat yang cukup jauh ditambah kontur jalan yang berbukit. Maklum saya adalah orang yang gampang lelah jika berpergian menempuh perjalanan panjang serta gampang lupa terhadap barang bawaan hingga sering tertinggal di tempat tujuan. Tapi kini saya tidak khawatir lagi karena Tuhan lah yang akan menuntun perjalanan saya. Walaupun sebagai manusia kebiasan tersebut kerap saya alami lagi tapi pasti semua sudah berada dalam kendaliNya.
   Perasaan Mual waktu perjalanan di pegunungan hutan dan perkebunan yang berliku-liku, tas ransel yang ketinggalan di pabrik sampai kartu debit yang tertinggal di toko souvenir bahkan nyaris berhadapan dengan orang jahat, membuat saya sadar bahwa tanpa penyertaan dan pertolongannya semua itu pasti akan menjadi satu pengalaman pahit yang mungkin saya hadapi. Beruntung Tuhan telah memilihkan saya rekan kerja yang baik serta partner yang menyenangkan karena tanpa mereka mungkin ceritanya akan seperti yang tidak saya harapkan.
   Kini saya semakin yakin dan percaya bahwa jika kita berserah dan berdoa sebelum menjalani suatu hal, pasti Tuhan akan menolong dan membuka jalan untuk kita serta meluputkan kita dari segala hal yang jahat. Karena Dia adalah penyelamat kita. Tidak ada seorangpun dan siapapun yang bisa menggantikanNya.

SELAMAT PASKAH 2015

GBU .....