18 Juli 2016

TRITUNGGAL / TRINITAS

Ke-Tritunggal-an atau Trinitas di dalam Kristen masih terus diperdebatkan. Bagi mereka yang belum menerima Yesus dalam hatinya mungkin meragukan akan hal ini. Bagaimana untuk menjelaskan keberadaan Allah yang diartikan sebagai 3 in 1 ini ? Memang untuk kita bisa sampai di kedalaman makna dari tritunggal tersebut hendaknya tidak menggunakan logika, tapi cukup meresapi dan menghayatinya dengan pemahaman iman. Dibutuhkan keterbukaan hati untuk memahami arti dari trinitas itu sendiri, tetapi hendaklah tetap percaya bahwa keberadaan Allah yang maha kudus itu satu, tidak dapat dipisahkan dari tiga pribadi yang Esa. Sesungguhnya pemikiran yang dihasilkan oleh otak manusia mengenai tritunggal sangat terbatas, tidak sebanding dengan karya Allah yang telah menciptakan alam semesta ini. Tritunggal masih menjadi misteri agung Allah sampai saat ini. Hanya imanlah yang sanggup menerima ke Esa-an Allah itu karena hanya dengan iman, manusia menjadi pribadi yang berpengharapan sekaligus percaya walaupun tidak melihat.

13 Juli 2016

ALLAH MEMBENCI KESOMBONGAN


Sikap sombong dibenci Allah, sikap ini bisa kita jumpai diseputar kehidupan social kita. Salah satu contoh nyata adalah dalam dunia kerja. Mungkin kita merasa ada rekan kerja kita yang begitu sombong, karena merasa paling dibutuhkan akibat menganggap dirinya paling cerdas, paling terampil dan paling bisa mengambil hati atasan. Kita semestinya tidak perlu terganggu dengan hal itu, karena suatu saat sikap tersebut akan membuahkan kehancuran. Setiap manusia diizinkan oleh Allah untuk melakukan bagiannya masing-masing. Jangan ada yang merasa lebih dari yang lain karena kita semua sama di mata Allah. Belajarlah mengenal diri kita sendiri bahwa sesungguhnya diri kita sangat kecil di hadapan Allah. Dari Dialah kita diberikan kepandaian, kecerdasan dan keterampilan bahkan kekayaan. Tidak sepatutnya pemberian Tuhan yang mulia itu kita gunakan untuk merendahkan atau meremehkan orang lain, apalagi bisa sampai untuk menjatuhkan orang lain. Tuhan mengasihi setiap kita, tidak memandang siapa di antara kita yang lebih berharga di mataNya. Ia mengajak kita semua untuk bercermin pada kebaikkan yang sudah Tuhan perbuat selama ini untuk kita.

Nas Alkitab tentang kesombongan :

Orang yang menyangka dirinya berdiri teguh, hendaklah berhati-hati; jangan sampai ia jatuh.
(I Korintus 10 : 12)

Tuhan membimbing orang yang rendah hati, dan mengajar mereka kehendakNya.
(Mazmur 25 : 9)

Alam semesta adalah buatan tanganKu, maka semua itu dijadikan. Tetapi kesukaanKu ialah orang yang rendah hati, yang menyesali dosa-dosanya, yang takut dan taat kepadaKu.
(Yesaya 66 : 2)