11 Februari 2014

KHOTBAH PENDETA



   Kesuksesan seorang pendeta dapat kita lihat dari kualitas khotbahnya. Ia bisa dikenal luas, bahkan menjadi terkenal atau disukai oleh jemaat mungkin saja kerena khotbahnya yang bagus, menarik, menyentuh, kaya akan ilustrasi atau sekedar banyak melucu. Kita sebagai anggota gereja tentu suka dengan pendeta yang menurut kita khotbahnya cukup berbobot, sampai kita pilih-pilih mereka jika akan mengadakan atau menghadiri acara kebaktian. Kita mungkin juga akan pergi ke gereja jika pendetanya sesuai dengan apa yang kita harapkan.
   Sudah semestinya kita membuang jauh-jauh kebiasaan tersebut. Kita datang ke gereja untuk membina hubungan atas dasar Kasih kepada Allah dan sesama melalui khotbah yang kita dengar salah-satunya. Jadi soal baik atau tidaknya khotbah seorang pendeta selama itu tidak menyesatkan, tidak boleh mempengaruhi apalagi sampai mengikis kerinduan kita untuk beribadah kepadaNya setiap minggu dimana pun itu. 


“Khotbah terbaik tidak terjadi di sebuah mimbar,
itu terjadi ketika kita mengasihi orang lain untuk kemuliaan Tuhan”
(James W. Moore)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar