28 Mei 2014

WAKTU TUHAN

   Kehadiran seorang anak tentu akan membuat sebuah keluarga menjadi bahagia. Seperti sebuah cerita seorang ayah yang memiliki putra yang sangat disayanginya. Bagi sang ayah putranya itu begitu berharga sehingga menjadikan kegembiraan tersendiri baginya. Setiap dalam perjalanan, sang ayah tidak pernah lupa menghubungi anaknya itu seperti tidak lepas untuk sekedar mengetahui keadaan si anak baik-baik saja. Karena tuntutan pekerjaan, suatu ketika sang ayah berniat untuk pergi ke tempat yang jauh dalam waktu yang lama. Ketika berpamitan dengan keluarganya, sang ayah berkata kepada anaknya: "Ayah akan selalu meneleponmu nak." "Mungkin jika ayah hendak menghubungimu di siang hari," "kamu pasti sudah tidur karena di tempatmu sudah malam akibat perbedaan waktu kita yang banyak. Atau tempat dimana ayah berada nanti, adalah hari esok ditempatmu berada sekarang." Lalu dengan bersemangat si anak menyahut: "Oke yah" "kalau begitu sesampainya nanti di 'besok' telepon aku ...yah !"
   Begitu juga dengan Allah. Kita adalah kegembiraanNya. Ia akan selalu hadir bahkan membawa kabar baik. Allah adalah penentu keberhasilan kita, Ia adalah masa depan kita. Ia tidak hanya dapat menghubungi kita di 'besok', kapanpun dan dimanapun baginya adalah pasti. Kita adalah milikNya yang paling berharga, karena itu selalu dinantikanNya sekarang, esok dan selamanya. Pengharapan dan selalu mengucap syukur adalah bentuk 'doa tanpa henti' yang bisa kita lakukan untuk selalu terhubung dengan Dia. God is good all the time.


Inspirator : James W Moore
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar